Disini
saya akan membahas tentang apa itu kewirausahaan digital, sebelum saya lebih
lanjut untuk membahas tentang kewirausahaan digital, saya akan membahas
terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan kewirausahaan itu sendiri. Kewirausahaan
bisa diartikan sebagai usaha atau bisnis yang dimulai dengan berani.Pertama-tama
saya akan menjelaskan asal mula kata kewirausahaan itu sendiri, etimologi kata
“kewirausahaan” berasal dari kata “wira” dan “usaha” serta mendapat awalan
“ke-“ dan akhiran “-an”.“Wira” (Baca juga: berarti pejuang, pahlawan,
manusia unggul, teladan, berbudi luhur, gagah berani, dan berwatak agung.
“Usaha” berarti “perbuatan untuk mencapai sebuah tujuan”. Awalan “ke-“ berarti
“sifat” atau “watak”. Sedangkan akhiran “-an” mendukung awalan “ke-“ dalam
membentuk arti “sifat” atau “watak”.Jadi, secara harfiah kewirausahaan adalah
“Sifat perjuangan yang melakukan suatu perbuatan untuk mencapai sebuah tujuan”.
Lalu saya mencari beberapa sumber menurut pendapat dari para
ahli.
1.Thomas Zimmerer, kewirausahaan adalah
proses untuk menerapkan kreativitas dan inovasi sehingga dapat mengatasi
masalah yang ada dan dapat menjadi peluang bisnis.
2.Robbin & Coulter, kewirausahaan adalah suatu proses dimana
seseorang ataupun suatu kelompok menggunakan upaya yang terorganisir dan sarana
untuk mencari sebuah peluang dan menciptakan suatu nilai yang tumbuh dengan
memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui sebuah inovasi dan keunikan
3.Achmad
Sanusi, kewirausahaan adalah suatu nilai yang diwujudkan di dalam
perilaku yang menjadi dasar tujuan, kiat, siasat, tenaga penggerak, proses, dan
hasil bisnis.
Dari
ketiga para ahli tersebut dapat disimpulkan bahwa pengertian dari kewirausahaan
adalah proses untuk mengidentifikasi segala masalah dalam kehidupan dan
mengembangkannya untuk menemukan solusi yang tepat sehingga dapat mewujudkan
visi dan misi hidup.Dalam menjalankan usaha, terdapat berbagai macam faktor
yang bisa menentukan kesuksesan usaha tersebut, yakni modal, tenggang waktu,
risiko, serta sumber daya yang digunakan untuk menghasilkan sesuatu dalam
proses menjalankan usaha.
Setelah saya membahas apa itu kewirausahaan, selanjutnya saya akan
membahas apa yang dimaksud dengan digital. Jaman sekarang sudah sangat banyak
kata kata yang menggunakan kata digital, padahal dulu kita hanya familiar
dengan kata jam digital dan kamera digital. Tapi sekarang sudah sangat banyak
seperti era digital,digital education, media digital,pemasaran digital, bahkan
ada juga istilah majalah digital. Nah disini saya akan membahas apa sih digital
itu. Digital berasal dari kata digitus, dalam bahasa Yunani berarti jari jemari. Demikian kata Wikipedia. Media digital adalah media yang dikodekan dalam
format yang dapat dibaca oleh mesin.Menurut KBBI Daring, digital artinya “berhubungan dengan angka-angka
untuk sistem perhitungan tertentu; berhubungan dengan penomoran”.
Digital menggambarkan teknologi elektronik yang menghasilkan, menyimpan, dan
memproses data dalam dua kondisi: positif dan non-positif. Positif dinyatakan
atau diwakili oleh angka 1 dan non-positif oleh angka 0. Dengan demikian, data
yang dikirimkan atau disimpan dengan teknologi digital dinyatakan sebagai
string 0 dan 1. Masing-masing digit status ini disebut sebagai bit (dan
serangkaian bit yang dapat ditangani komputer secara individual sebagai grup
adalah byte).
Sebelum ditemukannya teknologi digital,
transmisi elektronik terbatas pada teknologi analog, yang menyampaikan data
dalam bentuk sinyal elektronik dari berbagai frekuensi atau amplitudo yang
ditambahkan ke gelombang pembawa frekuensi tertentu. Siaran dan transmisi
telepon secara konvensional menggunakan teknologi analog. Teknologi digital utamanya digunakan pada media
komunikasi terbaru, seperti satelit dan transmisi serat optik . Sebagai contoh, modem digunakan untuk mengubah
informasi digital pada komputer menjadi sinyal analog untuk saluran telepon dan
untuk mengubah sinyal telepon analog menjadi informasi digital pada sebuah
komputer. Selanjutnya saya akan menjelaskan sejarah singkat
tentang digital.Era digital muncul karena adanya revolusi yang mulanya dipicu
oleh sebuah generasi remaja yang lahir pada tahun 80-an. Kehadiran digitalisasi
ini menjadi awal era informasi digital atau perkembangan teknologi yang lebih
modern.Digital adalah bentuk modernisasi atau pembaharuan dari penggunaan
teknologi di mana sering dikaitkan dengan kemunculan internet dan komputer.
Dimana segala hal dapat dikerjakan melalui suatu peralatan canggih tersebut
untuk memudahkan urusan masyarakat. Dengan adanya revolusi digital inilah yang
mendorong cara pandang seseorang dalam menjalani kehidupan yang semakin canggih
saat ini.
Selanjutnya mari kita kaitkan
kewirausahaan dengan digital. Jadi Kewirausahaan digital adalah kewirausahaan yang dipengaruhi oleh, atau
memanfaatkan, transformasi digital dalam bisnis dan masyarakat. Prinsip-prinsip
dasar kewirausahaan masih berlaku dan dapat diaplikasikan di dunia
kewirausahaan digital ini, seperti: menumbuhkan pola pikir kewirausahaan,
mengidentifikasi peluang yang baik, mengenal pelanggan Anda, memenuhi ketentuan
legal, maupun berupaya untuk meningkatkan modal. Dalam kewirausahaan digital,
perubahan mendasar terletak pada upaya untuk aktif dalam aktivitas bisnis dan
terkoneksi dengan masyarakat yang telah melek digital. Sebagai contoh
dari PT. Indoguna sebagai distributor yang menggunakan supply chain management
yang memfokuskan pada segi kualitasnya. Mengapa Teknologi digital ini sangat
penting?. Karena teknologi digital ini sangat memudahkan dalam banyak hal,
contohnya dalam mengontrol persebaran yang sangat berjauhan, nah disini peran
teknologi digital itu sangat penting, yaitu dengan beberapa aplikasi-aplikasi
yang mendukung dalam persebaran tersebut. Indoguna pun menggunakan prinsip
nextday service maka dari itu harus mempunyai dan harus bisa menguasai
teknologi yang menopang prinsip tersebut.
Strategi bisnis yang diperlukan dalam era digital ini :
1. Customer
focus => Keunggulan kompetitif yang diperoleh dengan berfokus pada kepuasan pelanggan
(Contohnya jasa potong daging untuk kebutuhan khusus pelanggan)
2.
Omnichannel => untuk menghubungkan duna offline dengan duna online
(Contohnya setiap outlet di dorong masuk ke eCommerce dengan standar operasi
tertentu)
3. Big data
=> Menggunakan SAP Business One untuk mendukung transaksi bisnis, memuat
data warehouse untuk pengambilan keputusan
4. Cyber
Security => Melindungi informasi bisnis perusahaan (Sophos Central)
5.
Kapabilitas Digital => untuk mendukung perusahaan masuk ke dunia digital
Adapun peluang dan tantangan
terkait dengan kewirausahaan digital, yaitu yang menjadi peluang adalah
perbandingan harga internet Indonesia dengan 20 negara lain yang di survey.
Indonesia menduduki no 2 untuk harga internet termurah dari 20 negara yang
telah di survey, dan yang menduduki posisi pertama adalah negara India.Tetapi,
untuk kualitasnya masih cukup buruk karena Indonesia adalah negara yang sangat
luas, sehingga cukup sulit untuk bisa mencakup semuanya, itu menjadi tantangan
kita terkait dengan kewirausahaan digital. Lalu penggunaan media sosial di
Indonesia termasuk yang tertinggi di dunia, bahkan Jakarta dianggap ibu kota
Twitter dunia. Pada tahun 2016, pendapatan e-commerce di Indonesia berjumlah
USD 6 miliar dan 78% internet saat ini melakukan pembelian secara online,
sekitar 75% pembelian dilakukan melalui perangkat seluler, ini pun dapat
dijadikan peluang terkait dengan kewirausahaan digital.
Kompetensi apa saja sih yang
diperulakan jika kita ingin menjadi wirausaha digital?. Berikut kompisa etensi
yang perlu dimiliki :
1. Komunikasi => Mengapa yang pertama adalah komunikasi ?. Karena
seorang wirausaha harus bisa menjelaskan dengan jelas saat promosi ke investor
ataupun pelanggan. Keterampilan ini sangan diperlukan karena kunci kesuksesan
dari seorang wirausahawan
2. Finansial => Kita pun harus memiliki yang dinamakan kecerdasan
finansial karena dalam menjadi wirausahawan kira harus bisa mengendalikan arus
kas karena sangat penting bagi freelancer,solopreneur, ataupun bisnis-bisnis
besar
3. Marketing => Sebagai seorang wirausahawan kita harus memahami ilmu
pemasaran digital, karena percuma jika kita punya produk terbaik tetapi sedikit
orang yang tahu
4. Merk => Setiap wirausahawan harus mempunya merk sendiri, karena
ini merupakan komponen yang sangat penting agar supaya konsumen dapat selalu
mengingatnya.
5. Networking => Seorang wirausahawan pun harus mempunyai jaringan
yang luas, sehingga dapat mempermudah dalam memasarkan produknya tersebut
6. Analytics = Menganalisa adalah suatu komponen yang sangat penting,
karena kita tidak selalu mengandalkan intuisi